Kamis, 04 September 2008

ART DECO

Art Deco adalah sebuah gerakan seni yang melibatkan campuran unsur dekoratif modern, art deco ini dikenal luas sekitar tahun 1920-1930an, dimana mempunyai ciri khas yang didapat dari para pelopor pelukis sekitar awal tahun 1900an. Art deco adalah sebuah pekerjaan yang menunjukan aspek cubism, Russian constructivism dan Italian futurism, dengan ciri abstrak, distorsi, dan simple, terutama bentuk – bentuk geometris dan memakai banyak warna, yang dipakai untuk menunjukan tingginya tingkat perdagangan, teknologi dan kecepatan.

Akibat dari pertumbuhan mesin – mesin dapat dilihat terjadinya pengulangan – pengulangan dan terjadi kesamaan gambar dari tahun 1925 dan tahun 1930an, seperti pelangsingan bentuk yang kita kenal sebagai aerodynamics.

Nama Art Deco terlahir sekitar tahun 1925 dari Pameran Internationale des Arts Decoratifs Industriels et Modernes, yang diadakan di Paris, untuk merayakan hidup dalam dunia modern. Art Deco pada awalnya muncul dan berkembang di Prancis di antara dua perang dunia tahun 1920-an, mengantisipasi perkembangan teknologi. Kehebatan mesin dan dunia transportasi seperti pesawat terbang dan kapal laut menjadi inspirasi dan pendukung berkembangannya gaya ini.

Art Deco benar-benar dipertimbangkan sebagai gaya yang sangat elegan dan sangat cocok dalam arsitektur dan mempergunakan seni menjadi sebuah objek yang sangat mahal, yang dibuat menggunakan bahan material yang sangat mahal untuk dibuat dalam jumlah massal.

Gaya Art Deco banyak dimanfaatkan dalam arsitektur, desain grafis, desain otomotif, desain furniture, desain produk. Ketika pedesain modernis berkutat pada fungsionalisme dan formalisme untuk mendapatkan desain yang ideal dan universal namus elitis, maka Art deco muncul untuk memenuhi selera dan kebutuhan konsumen kelas menengah ke atas yang sesaat (Heller,1988: 127). Gaya Art deco ini disebut juga gaya Moderne atau Modernistik yaitu perpaduan antara bentuk baru yang disederhanakan dengan kecendrungan dekoratif lama. Desain Art Deco banyak menggunakan bahan-bahan mahal dan sedikit ornamen hias.Ornamen yang digunakan lebih beraturan dan banyak menggunakan garis-garis atau persegi.

Bahasa Visual dari Art Deco yang bersifat heroik dan futuristik membuat gaya ini dapat diterapkan pada materi pesan apapun baik komersial maupun untuk politik. Art deco adalah kecendrungan visual yang murni gaya, tanpa ideologi apapun. Gaya art deco menyebar di berbagai negara Eropa. Prancis sebagai pusat art deco telah memiliki sekolah seni dekoratif (The Martine School sejak tahun 1911). Walaupun pada saat itu modernisme yang mengutamakan fungsionalisme dalam desain sedang berkembangan, namun kelas menengah yang mampu tetap memiliki kecendrungan estetis pada gaya dekoratif. Di Prancis perkembangan Art deco ini juga diperngaruhi oleh dunia mode.

Dalam desain grafis tokoh art deco yang terkenal, terutama di Prancis, adalah AM, Cassandre, Jean Carlu. Desain art deco banyak menggunakan gradasi warna yang halus serta warna yang mengesankan efek kilauan atau lengkungan logam. Art deco tidak selalu berhubungan dengan kemewahan. Gaya art deco seringkali juga memanfaatkan bahan-bahan sederhana untuk menampilkan kesan mewah. Namun tidak seluruh gaya Art deco dapat disebut mewah, karena gaya Art Deco untuk arsitektur di Amerika justru dapat menekan biaya produksi. Pada gedung bioskop jaringan Odeondi Amerika pada tahun 1930an di Amerika, Art deco banyak digunakan sehingga seringkali disebut gaya “Odeon”

Bila modernisme menggunakan pendekatan “less is more” maka art deco mencoba tampil di tengah-tengah jaman modernisme tetapi dengan memanfaatkan ornamen hias. Bila modernisme berpegang pada “form follows function” maka art deco tiba-tiba tampil dengan gaya hiasannya. Art deco banyak digunakan untuk menampilkan kesan futuristik. Di Jerman, gaya geometris Bauhaus digabungkan dengan bentuk-bentuk yang ekspresif banyak dimanfaatkan oleh para pedesain. Di Swiss gaya art deco merupakan asimilasi antara gaya art deco Prancis yang romantis dan gaya art deco Jerman menghasilkan gaya khas Swiss. Di negara-negara seperti Italia, Inggris, dan Amerika gaya art deco pun banyak digemari. Di Amerika, gaya art deco dipengaruhi oleh ornamen-ornamen Indian Amerika ataupun Indian Aztec. New York dianggap sebagai ibukota Art Deco di Amerika. Di New York terdapat gedung Chrysler yang bercirikan Art Deco.

Para seniman Art Deco

Beberapa desainer sangat identik dengan art deco, missal Jacques Emile Ruhlmann yang dikenal sebagai master Art deco melalui karya mebelnya yang hamper selalu memakai material mahal. Desainer mebel lain missal Paul Follot, Pierre Chareau, Clement Rousseau, Eileen Gray serta Kem Weber. Rene Lalique dikenal dengan hiasan dari kaca dan desain perhiasannya, Susie Cooper dan Clarice Cliff terkenal dengan keramiknya, Jean Puiforcat dengan perak dan pekerjaan metalnya. Paul Poiret terkenal dengan motif tekstilnya, dan AM Cassandre dikenal dengan poster-posternya.


===============================

ruhlmann_01.jpg <> Jacques Emile Ruhlmann ( paris, 1879-1933)

Jacques-Emile Ruhlmann variant of the ‘Napoleon’ model mahogany chair. 1920 38.5in (98cm) high <> Jacques Emile Ruhlmann, Variant of the "napoleon" model mahogy chair, 1920

===============================

lalique.jpg <> Rene Lalique (april 6, 1860- may 5, 1945)

5011_laliquebirdring_354.jpg <> Lalique Bird Ring

===============================


poiret.jpg <> Paul Poiret (20 april 1879-30 april 1944)

===============================

_bios_pictures_cassandre.jpg <> Adolphe Mauron, Cassndre (1901-1968)

1983cassandre.jpg <> 25th anniversary edition, paris edition of 1000

===============================

carlu.jpg <> Jean Carlu (may, 3 1900-april, 22 1997)

carlu-works.jpg <> Jean Carlu artcreation

===============================

pierre.jpg <> Piere Chereau (1883-1950)

elegante-paire-de-fauteuils-circa-1923.jpg <> Elegante Paire de Fauteulis Circa (1923)

===============================

===============================

chrysler.jpg <> Chrysler, salah satu bangunan bergaya art deco di newyork

180px-former_odeon_cinema_leicester.jpg <> Odeon Cinema (1936), Leichester bergaya art deco di newyork

===============================

Sumber: http://www.artlex.com/ArtLex/a/artdeco.html

Sumber: http://bandungheritage.org

Sumber: Adityawan, Arief, Tinjauan Desain, Jakarta, Universitas Tarumanagara, 1999, hlm 67-68

ART and CRAFT MOVEMENT

Art and Craft Movement adalah sebuah gerakan yang berusaha menghidupkan kembali keterampilan tangan manusia dalam seni dan kriya (craft) sebagai upaya menolak kehadiran industri yang menggunakan tenaga mesin. Art and craft movement juga merupakan gerakan estetis dari orang-orang Inggris dan Amerika yang terjadi pada akhir abad 19 dan awal abad 20. Gerakan ini diilhami oleh tulisan Yohanes Ruskin serta pemikiran idealis dari para ahli pengerajin kriya yang bangga akan hasil karyanya. Organisasi ini didirikan oleh John Ruskin dan William Morris tahun 1888 di Inggris. Pergerakan itu mencapai puncaknya sekitar tahun 1888 sampai tahun 1910.

Itu adalah pergerakan pembaharuan yang sangat mempengaruhi bangunan di Inggris dan Amerika, seni menghias ruangan, pembuatan perabot kayu, kriya, bahkan juga “industry” penata kebun William Robinson atau Gertrude Jekyll. Praktisi terbaik yang dikenal adalah William Morris, Charles Robert Ashbee, T. J. Cobden Sanderson, Walter Crane, Nelson Dawson, Phoebe Anna Traquair, Herbert Tudor Buckland, Charles Rennie Mackintosh, Christopher Dresser, Edwin Lutyens, Ernest Gimson, William Lethaby, Edward Schroeder Prior, Frank Lloyd Wright, Gustav Stickley, Greene & Greene, Charles Voysey, Christopher Whall dan seniman-seniman dalam pergerakan Pre-Raphaelite.

Glassgow School didirikan oleh Charles rennie Mackintosh, Margaret dan Frances Macdonald dan George Walton. Di satu sisi Glassgow School dikaitkan dengan Art Nouveau karena desainnya dipenuhi ornament-ornamen walaupun lebih bersifat geometris.

======================

8.jpg “Artichoke” wallpaper, by John Henry Dearle for William Morris & Co., circa 1897 (Victoria and Albert Museum).

Blakesley, Rosalind P.

3.jpg Alice Wanke, 1909.

6.jpg William Morris, dibuat dengan mengambil gaya Oriental dan Japanesse.

Aubrey Beardsley (1872-1898)

======================

Daftar Pustaka:
http://en.wikipedia.org/wiki/Arts_and_Crafts_movement
http://katsclass.com/10760/wk06artnouukvige/alicewanke
1909.jpg&imgrefurl
http://katsclass.com/10760/wk06artnouukvige/alicewanke
1909.jpg&imgrefurl
http://www.westcountryfires.co.uk/fireplaces_info/images
/arts-craft.jpg&imgrefurl
Adityawan, Arief, Tinjauan Desain, Jakarta, Universitas Tarumanagara, 1999, hlm 11

DE STIJL

De Stijl atau dalam Bahasa Inggris the style adalah gerakan seni di sekitar tahun 1920an. Konsep ini berkembang seiring terjadinya perang dunia pertama yang berlarut-larut. Komunitas seni de Stijl kemudian berusaha memenuhi keinginan masyarakat dunia mengenai sistem keharmonisan baru di dalam seni.

Berawal dari sebuah nama majalah seni di Belanda yang terbit antara tahun 1917-1931. Tokoh utama pendirinya adalah Piet Mondrian. De Stijl adalah aliran seni yang tidak representasional, tidak ilustratif ataupun naratif. De Stijl menggunakan bentuk-bentuk geometris dengan susunan konstruksi yang sangat teknis. Dilihat dari bentuknya yang demikian dapat disebut sebagai bagian dari aliran seni Eropa yang dinamakan Konstruktivisme.

Konsep ini diwujudkan dalam pemikiran utopia. Mereka mewujudkan abstraksi dan keuniversalan dengan mengurangi campur tangan bentuk dan kekayaan warna. Pada awal Mondrian banyak dipengaruhi oleh kubisme yang dibuat oleh Pablo Picasso. Namun kubisme tidak berkembang abstraksi secara optimal sebagaimana yang diinginkan oleh Mondrian. Ini yang menyebabkan Mondrian mengembangkan sendiri abstraksi dengan menghilangkan berbagai jenis garis lengkung sehingga tersisa garis vertikal dan horisontal. Gaya ini yang disebut dengan Neo-Plastisisme. semaksimal mungkin

Neo-Plastisisme adalah sebuah gaya dalam De Stijl yang menekankan kelenturan bidang dengan cara memanfaatkan garis vertikal-horizontal dan warna (biru-merah-kuning dan hitam-putih). Mondrian mulai menggunakan istilah ini tahun 1920. Salah satu karya terkenalnya adalah Compasition with Red, Yellow, Blue and Black Composition (1921). Berdasarkan lukisan-lukisan Mondrian ini, seorang arsitek belanda yang diilhami oleh gaya lukisan Mondrian adalah Gerrit Rietveld. Rietveld merancang sebuah rumah beserta interior dan kursinya yang memiliki bentuk dan warna berdasarkan lukisan Mondrian. Rumah tersebut milik Schroeder yang kemudian rumah tersebut dinamai ”Schroeder House” dan kursi rancangannya dinamakan ”Red/ Blue Chair”

Composition with Red, Yellow and BlueSchroedet Housea set of red/blue chair and bedcinedancing

Pengaruh dan perkembangan
Konsep de Stijl banyak dipengaruhi filosofi matematikawan M. H. J. Schoenmaekers. Piet Mondrian, kemudian mempublikasikan manifes seni mereka Neo-Plasticism pada tahun 1920, meskipun istilah ini sebenarnya sudah digunakan olehnya pada 1917 di Belanda dengan frase Nieuwe Beelding. Pelukis Theo van Doesburg kemudian mempublikasikan artikel De Stijl dari 1917 hingga 1928, menyebarkan teori-teori kelompok ini. Perupa de Stijl antara lain pematung George Vantongerloo, dan arsitek J.J.P. Oud dan Gerrit Rietveld.

Pada dasarnya aliran de Stijl hanya bergerak dalam dunia lukis. Sebab bagaimanapun konsep de Stijl adalah abstraksi secara ideal komposisi warna dalam bentuk dua dimensi, walaupun kemudian juga menghasilkan kesan ruang. Pemanfaatannya sangat banyak di dalam interior dan arsitekrur. namun seperti yang ditulis oleh Piet Mondrian bahwa de Stijl tetaplah sebuah konsep ideal dalam dua dimensi. Meskipun Theo van Doesburg berusaha keras memperjuangkan pengaplikasiannya dalam dunia arsitektur, de Stijl tetaplah hanya menjadi bahan pertimbangan dalam pengolahan bidang-bidang warna, bukan arsitekturnya sendiri.

De Stijl meredup seiring perpecahan di antara Theo van Doesburg yang aplikatif dan Piet Mondrian yang teoritis. Hingga akhirnya majalah de Stijl terakhir kali terbit untuk mengenang kematian Theo van Doesburg.

Seniman yang terlibat dalam gerakan de Stijl

Piet Mondrian (18721944)

Piet Mondrian

Theo van Doesburg (18831931)

Theo Van Doesburg

Ilya Bolotowsky(19071981)

Ilya Bolotowsky

Marlow Moss (18901958)
Amédée Ozenfant (18861966)
amedee ozenfant
Max Bill (1908 – 1994)

Jean Gorin (18991981)
Burgoyne Diller (19061965)
Georges Vantongerloo (18861965)
Gerrit Rietveld (18881964)
Bart van der Leck (18761958)

Daftar pustaka

http://id.wikipedia.org/wiki/De_Stijl

Adityawan, Arif. Tinjauan Desain dari Revolusi Industri hingga Postmodern. 1999. Universitas Tarumangara. Jakarta.

ART NOUVEAU

Kata Art Nouveau berasal dari Prancis yang berarti “seni baru”, pergerakan di dalam seni Barat dan design, yang diraih pada tahun 1890an. Garis besar dari gaya Art Nouveau adalah flat, seni atau pola dekoratif; gabungan antara tanaman atau bunga; pergerakan dalam bidang handcrafting sejalan dengan industri pabrik; pemakaian bahan-bahan baru; dan penolakan terhadap gaya-gaya terdahulu. Pada umumnya, sinuous, garis melingkar juga termasuk dalam karakteristik art nouveau. Art Nouveau mencakup dalam segala bentuk seni dan design: arsitektur, furniture, glassware, desain grafik, perhiasan, lukisan, pottery, metalwork, dan tekstil. Gaya ini merupakan pengasah terhadap pembedaan gaya dalam kategori fine art (lukisan dan seni pahat) dan applied arts (keramik, furniture, dan lainnya).

Sebutan Art Nouveau datang dari sebuah galeri di Paris, France, bernama Maison de l’Art Nouveau (House of New Art),yang dibuka oleh seorang pengusaha Prancis bernama Siegfrid Bing. Di dalam galerinya,Bing tidak hanya memejang lukisan dan patung tetapi juga keramik, furniture, barang-barang logam, dan seni Jepang. Bagian dalam galeri dipersembahkan sebagai ruanagan model untuk para seniman dan arsitek untuk merancang dan mendesainnya dengan gaya Art Nouveau.

Di Eropa, Art Nouveau ini menggunakan beberapa nama:· Jerman : Jugendstil (gaya muda) dari nama sebuah majalah Die Jugend.· Austria : Vinna Secession atau Sezessionstil (secession style)· Italia : Stile Liberty atau stile floreale ( floral style)· Spanyol : Modernista atau modernisme· Inggris : Glassgow School Tokoh-tokohnya adalah Charles Rennie Mackintosh (Inggris), Henry Van de Velde (Austria), seorang arsitek Antoni Gaudi (Spanyol). Gaya Art Nouveau pada awalnya dimaksud sebagai sebuah seni yang dapat dinikmati oleh orang kebanyakan (popular art) namun dalam kenyataannya lebih banyak ditetapkan dalam seni dan barang-barang untuk konsumsi orang-orang kaya.

Di Eropa, Art Nouveau ini menggunakan beberapa nama:

  1. Jerman : Jugendstil (gaya muda) dari nama sebuah majalah Die Jugend
  2. Austria : Vinna Secession atau Sezessionstil (secession style)
  3. Italia : Stile Liberty atau stile floreale ( floral style)
  4. Spanyol : Modernista atau modernisme
  5. Inggris : Glassgow School

Karya-karya Art Nouveau:

untitled-1.jpg <>

Alphonse Mucha, seorang poster desainer dan pelukis berkebangsaan Czech-French, adala sesosok figur yang terdapat dalam seni Art Nouveau pada akhir 1800 dan awal 1900. Dalam poster ini dari iklan Job cigarettes pada tahun 1897, curving tendrils dari bentuk rambut mengambil bentuk pola dekoratif yang merupakan tipikal dari gaya Art Nouveau.

==========================

untitled-1.jpg <>

Detail dekorasi pintu ini berasal dari gedung yang dibangun pada awal abad 20 di Milan, Italy, mengilustrasikan tema yang stylis yang berasosiasi dengan art nouveau. Pembuatan dengan menggunakan hand made ini mencerminkan reaksi art nouveau yang menentang desain dari machine-made. Fitur halus dari wajah manusia dan robbust pattern dedaunan mengilustrasikan betapa pentingnya penyampaian naturalistik. Pengaruh tumbuhan sangat sejalan dengan pergerakan seni art nouveau di Italy sehingga disana Art nouveau juga dikenal sebagai stile floreale (floral style).

==========================

untitled-2.jpg<>

Milan mempunyai beberapa bangunan dengan gaya art nouveau, termasuk rumah Balzarini di Via Pisacane yang terlihat disini. Besi yang ada pada balcony railing menunjukkan contoh menarik dari garis beralur dan motif tumbuhan oleh desainer art nouveau. Di Italy, gaya ini dikenal dengan gaya Liberty setelah department store di London, England, mempopulerkannya.

==========================

untitled-13.jpg <>

Louis Majorelle, desainer furniture yang berasal dari Perancis ini mendesain mahogani bureau seitar tahun 1900. Ornamen buatan tangan, curved angels, dan pemakaian metal adalah garis besar dari gaya art nouveau. Setelah Perang Dunia I (1914-1918), karya Majorelle mencerminkan lebih desain abstrak dari pergerakan art deco.

==========================

aaaaaaa.jpg <>

Karya dari arsitek Amerika Louis Sullivan pada abad 20 terpengaruh oleh pergerakan yang dikenal dengan nama Art Nouveau. Gambar ini menunjukkan bagian depan dari department store Carson Pirie Scott di Chicago (1899-1904), didesain oleh Sullivan. Elaborately dekoratif dengan pemakaian besi adalah karakteristik bahwa arsitek cinta dengan detail.

==========================

fdsggdgd.jpg <>

==========================

mnnnnnnnnnn.jpg <>

BAUHAUS

PERANAN BAUHAUS DALAM DESAIN

Berdiri pada tahun 1919 di Republik Weimar (sekarang Jerman). Bauhaus berasal dari kata Bauen (to Build/mengembangkan atau membangun). HausWalterGropius. adalah rumah. Didirikan oleh

0000-7117-4weimar-bauhaus-museum-posters.jpg

Bauhaus, adalah sebuah aliran (gaya) arsitektur yang didirikan oleh Walter Gropius pada tahun 1919. Pelopor International Style dan mengenalkan konsep “form follows function”, yaitu bentuk bangunan mengikuti fungsi yang ada pada bangunan tersebut. Bauhaus memiliki pengaruh besar terhadap arsitektur dunia.

Key Movement Dalam era Modernisme di Eropa, dua gerakan yang dapat dibilang menjadi pergerakan utama ialah Bauhaus di Jerman dan de Stijl di Belanda. Bauhaus yang dalam bahasa Jerman berarti “Architecture House “ ialah sekolah seni dan arsitektur yang berdiri di Jerman dari tahun 1919 s/d 1933 sebelum pindah ke Amerika, gaya desain Bahaus menjadi salah satu gaya paling berpengaruh dalam gaya arsitektur serta interior era Modernisme di eropa. Beberapa tokoh terkenal dari Bauhaus ialah Gropius, Adolf Meyer, Mart Sam dan Marcel Breuer lewat karya karyanya yaitu “Wasilly Chair”, “Chicago Tribune Tower” dan “Cantilever Chair”. Pergerakan lainnya adalah de Stijl di Belanda, de stijl ialah pergerakan seni di Belanda yang dimulai tahun 1917 belakangan gaya de Stijl-lah yang akan banyak mempengaruhi gaya desain dari Bauhaus , de Stijl dikenal juga dengan nama neoplasticism.

Pada awalnya de Stijl ialah sebuah jurnal yang dipelopori oleh seorang pelukis dan kritikus seni Theo van Doesburg, baru kemudian Piet Mondrian, Bart van Der Leck, Gerrit Rietvield, J.J.P Oud dan seniman seniman lainnya bergabung dalam de Stijl. Filosofi seni yang menjadi dasar pekerjaan kelompok ini ialah “New Plastic Art”. De Stijl sedikit banyak terpengaruh oleh gaya cubisme, mysticism serta ideal geometric dari golongan neoplatonic.

Para seniman de Stijl coba mengekspresikan keidealan impian serta keharmonisan spiritual serta tatanan dengan cara mengajukan suatu abstraksi dan keuniversalan dengan menyederhanakan bentuk dan warna dalam desain – desain mereka. mereka menyederhanakan susunan visual berdasar arah vertikal dan horisontal, dan memakai hanya warna pokok serta hitam putih. Hal tersebut dapat dilihat dalam beberapa contoh karya mereka, seperti “Rietvield Schroeder House serta Red Blue Chair” . Gaya de Stijl seperti yang telah disebutkan di awal, telah mempengaruhi gaya dari Bauhaus serta gaya arsitektur Internasional, dan juga gaya desain interior dan fashion desain dunia.

Wassily Chair, 1928 Gropius, “Chicago Tribune Tower”, 1922

wassily-chair-1928.jpg gropius.jpg

Mart Sam,S 43 Cantilever Chair Red Blue Chair, 1923

mart_stam_s_43_cantilever_chair_d3i.jpg 07343006.jpg

Menjelang perang dunia pertama pada tahun 1914 Henry Van de Velde, tokoh Art Nouveau yang memimpin sekolah seni dan kriya Weimar, mengundurkan diri untuk kembali kenegri asalnya Belgia.kepergiannya disebabkan oleh sikap warga Jerman terhadap warga asing yang kurang baik. Perang Dunia di sambut para warga jerman dengan semangat, karena melalui Perang Dunia mereka dapat memperlihatkan kekuatan Jerman. Banyak warga yang menjadi sukarelawan termasuk para seniman seperti OttoDix, Max Beckman dan lain-lain.

Namun pada tahun 1916 dan 1917 keraguan dan sikap anti perang mulai bermunculan dan akhirnya para seniman dan arsitek menerbitkan manifesto dan petisi anti-perang. Tahun 1917 Walter Gropius, seorang arsitek yang pernah bekerja di bawah Peter Behrens menyatakan bahwa para inteliktual harus melakukan perpindahan atau pergantian front, dari medan pertempuran fisik menuju medan pertempuran budaya. Ketika Perang Dunia usai, Gropius mengajukan sebuah proposal perombakan pendidikan dan sekolah senirupa yang di setujui oleh pemerintah pada saat itu. Berdirinya Bauhaus adalah ketika jerman masih mengalami keresashan sosial akibat Perang Dunia pertama.

Tahun 1919 Walter Gropius ditunjuk sebagai direktur sekolah yang baru didirikan itu : “Staatliches Bauhaus-Weimar”. Dalam manifesto Bauhaus uang di sebarkan ke seluruh Jerman, Gropius menjelaskan tantang tujuan sekolah ini bahwa seniman dan kriyawan bekerja sama untuk menciptakan “bangunan masa depan”. Diskusi mengenai reformasi pendidikan sebi rupa di Jerman sudah berlangsung sejak 1916 melalui berbagai tulisan oleh para arsitek, di antranya adalah Bruno Taut. Dalam manifesto Gropius menulis:”mari kita besaman-sama menciptakan bengunan masa depan, di mana segala sesuatunya menyatu dalam sebuah bentuk. Arsitektur, patung dan lukisan”. (Droste, 1990 : 18).

Sekolah Bauhaus merupakan gabungan dari: Weimar arts and crafts school, sekolah berorientasi seni terapan dengan akademi seni Weimar. Misi Bauhaus adalah mengerjakan pendidikan arsitektur, seni, desain, dan kriya (craft) sebagai sebuah kesatuan bersama teknologi. Industrialisasi adalah sebuah proses yang hanya dapat di terima melalui kemampuan seni dan ide yang cemerlang.

Bauhaus pada dasarnya dapat di lihat sebagai upaya bangsa Jerman meningkatkan mutu desain di era industri. Upaya ini dimulai bangsa Jerman sejak awal abad 20 dengan berdirinya The Deutsche Werkbund. DDW berusaha meningkatkan mutu estetis dan fungsi dari produksi massa, khususnya untuk produk yang murah harganya. Dalam perkembangannya sejarah sekolah Bauhaus dibagi dua periode: Bauhaus periode Weimar (1919-1924) dan Bauhaus periode Dessau (1925-1932). Perpindahan sekolah Bauhaus ke Weimar disebabkan tekanan politis dari pemerintah Weimar, yang menganggap Bauhaus dengan perinsip universalismenya tidak punya rasa nasionalisme.

Secara singkat dapat di sebutkan beberapa jenis prinsip yang berlaku dalam pengajaran Bauhaus yaitu, di mengaruhi seni ekspresionisme, menggunakan garis bauhutte, menggabungkan seniman dan kiryawan, pendekatan rasionalisme dan desain untuk mesin. Bauhaus memiliki cita-cita utopia membangun masyarakat sprirtual baru.

Para pedesain yang pernah menjadi direktur Bauhaus:

  • Walter Gropius (memimpin hingga 1928)
  • Johannes Itten
  • L. Mies Van der Rohe (1886-1969)

Walter Gropius Johannes Itten L. Mies Van der Rohe

gropius-gr.jpg itten.jpg 3090490.jpg

Van der Rohe adalah seorang arsitek tekemuka yang menjadi direktur Bauhaus terakhir. Ia terkenal dengan ungkapannya “Less is more”. Ide-ide baru diajarkan ketika Paul KleeVassilly Kandinsky mengajar di Bauhaus tahun 1920 dan 1922. Klee menggabungkan seni rupa modern dengan seni primitive dan gambar anak dalam menciptakan lukisan yang mempengaruhi komunikasi visual.

Menurut Kandinsky warna dan bentuk memiliki nilai-nilai spiritual dan makna tersendiri. Johannes Itten adalah tokoh pengajar yang pertama kali menerapkan metode kursus dasar (preliminary course) bagi para siswa bauhaus sebagaimana yang kini banyak di terapkan dalam pendidikan tinggi desain. Tetapi metode yang diajarkan Itten di anggap tidak sesuai perinsip Bauhaus yang lebih menitik beratkan pada rasionalisme dan desain untuk mesin sehingga memunculkan perbedaan pendapat antara dirinya dengan Gropius dan akhirnya keluar dari Bauhaus pada tahun 1923. Bauhaus cenderung pada bahasa rupa dalam desain yang obyektif (prinsip modernisme) dan menolak metode pendekatan yang subjektif dengan selera pribadi (Meggs, 1992 : 290), dan pada tahun 1921-1923 Theo Van Doesberg mengajar di Bauhaus karena di anggap memiliki kesamaan tujuan dengan gerakan de stijl yang didirikan olehnya. Pengaruh kuat de stijl yang dikembangkan oleh Van Doesberg sangat rasional dan universal pada pelajar Bauhaus terutama pada seni desain furniture dan tipografi.

Setelah Bauhaus dessau ditutup dahun 1932, selama tahun terakhir Bauhaus di pindahkan ke kota berlin oleh Mies Van der Rohe. Bauhaus di tutup oleh pendukungnya pada bulan April 1933 akibat tekanan yang semakin kuat. Mereka dituduh penganut komunis Bolshevik dari pemerintahan Nazi Jerman. Beberapa pedesain yang berimigrasi ke Amerika diantaranya, Marchel Dushamp, Piet Mondrian, Walter Gropius, Mies Van der Rohe, Marcel Breuer, Lazlo Mohololy-Nagy dan Herbert Bayer, kemudian mencoba mendirikan sekolah Bauhaus di Amerika, namun tidak bertahan lama.

Lazlo Moholy-Nagy terkenal dengan desain yang memanfaatkan tipografi dengan cermat, “Tipografi adalah alat komunikasi, harus berkomunikasi dalam bentuknya yang paling kuat. Kejelasan (clarity) sangat penting”. Legibility (tingat keterbacaan) juga menjadi perhatian Moholy-Nagy selain juga menciptakan bahasa tipografi yang lentur.

Lazlo Moholy-Nagy

0739.jpg

Pada awal penerbitannya konsep di atas banyak mendapat kritik tajam dari presiden Amerika karena di anggap terlalu “dingin” dan kaku.secara singkat dapat disebutkan bahwa jasa Bauhaus terbesar adalah:

  • Menciptakan metode pendidikan senirupa, desain, kriya, dan arsitektur yang terrpadu.
  • Memberi bentuk yang lebih jelas mengenai apa dan bagaimana desain modern (yang kemudian terkenal dengan “International Style”).

Bauhaus adalah institusi yang menarik. Tidak hanya merupakan lembaga edukasi, namun sekaligus Bauhaus mempunyai prinsip yang ‘idelogis’ sifatnya. Misalnya, bahwa seni harus bertemu dengan keinginan masyarakat, tiadanya batasan antara seni murni (fine arts) dan seni terapan (applied arts). Secara eksplisit Bauhaus mengutarakan prinsip idelogisnya antara lain : menyelamatkan seni dari isolasi terhadap dirinya dan kemudian menemukan kembali dirinya (Whitford, p.11). Mengembangkan keahlian seni dan kriya (crafts) individual dan bekerjasama dengan mengkombinasikan semua keahlian, Kedua, membebaskan dan menaikkan status, kriya (crafts), kursi, lampu, teapot dan lainnya kepada level yang sama dengan lukisan, patung. Dan ketiga, mengatur kontak kepada pimpinan industri dan kriya (crafts) demi keuntungan mandiri dari ketergantungan dukungan pemerintah dengan cara menjual disain ke industri.

Menyebut Bauhaus, seperti sulit menyampingkan dua nama : Walter Gropius dan Ludwig Mies Van Der Rohe. Kedua orang ini cukup aktif meletakkan dasar-dasar penting prinsip-prinsip di Bauhaus dalam periode kepemimpinan Bauhaus yang berbeda . Misalnya, Walter Gropius (1883-1969), seorang yang pernah mandapat latihan profesional di Munich, mengembara di Spanyol dan di Italia ia bergabung dangan Studio Behrens. Jangkauan pemikiran Walter mencakup hampir semua benda fungsional dan ia ingin memajukan desain produk dengan jalan mengawinkan seni rupa dengan industri. Dibawah pimpinan Gropius, Bauhaus menjadi pusat pendidikan desain terpenting. Gropius membuat disain inovatif, yang membawa material dan metode konstruksi dari teknologi modern. Ia menggunakan teknologi sebagai basis juga menstransformasikan bangunan menjadi presisi dengan mengikuti kalkulasi matematis.

Kemudian Ludwig Mies Van Der Rohe (1886-1769) : baginya keindahan nampak dalam kesederhanaan. Pandangan estetisnya ini sering dikaitkan dengan estetika fungsionalis yang populer pada abad 20. Ia membuktikan pada rancangan bangunannya yaitu Seagram Building di New York, gedung bertingkat 38 yang memadukan logam dan kaca. Ia untuk beberapa waktu menggantikan kepemimpinan Walter Gropius d Bauhaus.

Sekolah seni Bauhaus

Bauhus pada awal berdirinya merupakan kombinasi dari Weimar Arts and Crafts School dan Weimar Art Academy. Siswa sekolah dilatih menjadi seniman dan empu kriya (master of craftman). Baginya seniman modern harus terbiasa dengan sains dan ekonomi, dan memulai menyatukan imajinasi kreatif dengan pengetahuan pertukangan kemudian mengembangkan suasana baru dalam desain fungsional (Bauhaus idem,p.13)

Constructivism (1914 – 1930)

Aliran seni ini pertama kali muncul di Russia pada tahun 1913 dimana seorang pemahat bernama Vladimir Tatlin memulai membuat sebuah pahatan tanpa bantuan orang lain dengan membuang setiap referensi akan ketelitian suatu subjek atau tema setelah menyaksikan hasil karya Braque dan Picasso dalam perjalanannya ke Paris. Pekerjaannya itu kemudian menjadi tanda kemunculan seni konstruktivisme. Pada tahun 1920, pemahat Antonie Pevner dan Naum Gabo bekerja sama dengan Tatlin dalam pempublikasian manifesto nyata dari dimana nama konstruktivisme berasal. Seperti Futurisme, mereka mengidolakan mesin dan teknologi, fungsional, dan bahan industri modern. Konstruktivisme tidak menjelaskan pergerakan yang spesifik tetapi lebih menjadi suatu trend dalam bidang melukis, memahat, terutama gabungan para seniman dan seni-seninya yang diproduksi dengan mesin, arsitektur, dan juga seni terapan. Para seniman lebih suka menghubungkan ide atau pemikiran yang jelas dan konkrit daripada sesuatu yang hanya berupa abstrak.

Konstruktivisme sendiri dipengaruhi oleh De Stjil dan juga Bauhaus. Aliran ini kemudian menyebar ke bagian Eropa Barat. Pergerakan konstruktivisme muncul dengan cepat setelah perang dunia I dan juga mendukung penolakan dari semua tradisi sebagai tanda dari “realita baru”. Arsitektur hanya dibuat sesuai dengan fungsi yang seperlunya atau sesuai dengan yang dibutuhkan dan bersubjek dari ketentuan-ketentuan teknologi.

Konstruktivisme sendiri dipengaruhi oleh De Stjil dan juga Bauhaus. Aliran ini kemudian menyebar ke bagian Eropa Barat. Pergerakan konstruktivisme muncul dengan cepat setelah perang dunia I dan juga mendukung penolakan dari semua tradisi sebagai tanda dari “realita baru”. Arsitektur hanya dibuat sesuai dengan fungsi yang seperlunya atau sesuai dengan yang dibutuhkan dan bersubjek dari ketentuan-ketentuan teknologi.

Konstruktivisme merupakan suatu penemuan seniman baru Rusia yang diikuti oleh berbagai benua. Senimannya rata-rata adalah remaja-remaja berkebangsaan Rusia yang mencoba menyatukan seni-seni yang kebanyakan tiga dimensional dan mereka juga sering menggambarkan seni yang dapat dihubungkan dengan kepercayaan Proteral mereka. Di tahun 1920 Seni Konstruktivisme dari Uni soviet, menampilkan “produksi yang lebih intelektual” di bidang yang berbeda. Gerakan ini memandang seni individual sebagai hal yang tidak berguna, sehingga mereka mulai menciptakan dan mengkreasikan objek yang memiliki nilai guna, seperti : gedung, teater, poster, tekstil, perabotan, logo, menu, dan lain-lain.

Aliran seni konstruktivisme merupakan pengaruh kubisme yang berkembang di Rusia. Estetika menurut seniman konstruktivisme berkaitan dengan bentuk atau bidang geometris kinetik, sebagai cerminan modern yang dikuasai oleh mesin. Menurut El Lissitzky bidang persegi empat adalah sumber dari segala ekspresi kreatif. Para seniman konstruktivisme adalah pelopor pembaruan ( Russian Avant-garde) seni Rusia. Seni harus dinikmati oleh semua kelas masyarakat secara merata. Tidak boleh ada pembedaan seni untuk kelas atas (kaum borjuis) maupun untuk kelas bawah (kaum proletar), konstruktivisme adalah seni resmi untuk pemerintahan Bolshevik di Rusia. Konstruktivisme bersama Futurisme dan De Stijl banyak mempengaruhi desain grafis ketika seniman-seniman aliran tersebut mengajar di sekolah Bauhaus. El Lissitzky juga banyak bereksperimen dengan fotogram, (“memotret tanpa kamera” yaitu mengolah cahaya pada kertas foto di kamar gelap ).

Tokoh-tokoh seni Konstruktivisme :

Vladimir Tatlin- (1885-1953)

Naum Gabo- (1890-1977)

Antonie Pevsner- (1886-1962)

Liubov Popova - (1889-1924)

Sergei Eisenstein- pembuat film (1898-1948)

John Ernest - (1922-1994)

Ella Bergmann-Michel - (1896-1971)

John McHale - (1922-1978)

László Moholy-Nagy - (1895-1946)

Avgust Černigoj - (1898-1985)

Burgoyne A. Diller - (1906 - 1965)

Kenneth Martin - (1905-1984)

Vsevolod Meyerhold – Direktur teater (1874-1940)

Konstantin Melnikov - arsitek (1890-1974)

Vadim Meller - (1884-1962)

Alojz Klimo - (1922-2000)

Joaquin Torres Garcia - (1874-1949)

Vasiliy Yermilov - (1894-1967)

Dziga Vertov – Pembuat film (1896-1954)

Alexander Vesnin - arsitek, pelukis dan desainer (1883-1957)

Moisei Ginzburg, arsitek (1892-1946)

Tomoyoshi Murayama - (1901-1977)

Victor Pasmore - (1908-1998)

Manuel Rendón Seminario - (1894-1982)

Aleksandr Rodchenko - (1891-1956)

Oskar Schlemmer - (1888-1943)

Georgii and Vladimir Stenberg – Desainer poster dan pemahat (1900-1933, 1899-1982)

Varvara Stepanova - (1894-1958)

Joaquin Torres Garcia - (1874-1949)

Gustav Klutsis - (1895-1938)

El Lissitzky - (1890-1941)

Ivan Leonidov - arsitek (1902-1959)

Louis Lozowick - (1892-1973)

Berthold Lubetkin - arsitek (1901-1990)

Vadim Meller - (1884-1962)

Karya-karya seni Konstruktivisme :

Tatlin Tower Tatlin Tower

Agitprop poster Agitprop Poster karya Mayakovsky

montage Foto Montage karya Tatlin yang menampilkan desain bajunya

poster Poster karya Gustav Kultsis

Naum Gobo Sebuah karya dari Naum Gobo

Aelita Aelita, yang dipimpin oleh Protazanov tahun 1924

Daftar Pusaka :

http://www.huntfor.com/arthistory/C20th/constructivism.htm

http://en.wikipedia.org/wiki/Constructivism_(art)

http://www.answers.com/topic/constructivism?cat=entertainment&nr=1

http://encarta.msn.com/encyclopedia_761567809/Constructivism.html

Adityawan, Arief, Tinjauan Desain, Jakarta, Universitas Tarumanagara, 1999, hlm 39